Ilustrasi Analisa Hutan untuk Perijinan
Analisa Hutan

Kini Analisa Batas Hutan bisa via Aplikasi, dan Berikut Jenis Pengelolaannya

Selain para petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH), penting bagi anda selaku masyarakat umum untuk mengetahui bagaimana kondisi hutan di Indonesia. Melalui analisa batas hutan untuk perijinan, anda berpeluang untuk memahami persoalan-persoalan  mengenai tapal batas, hingga tata kelola hutan. Kini cara mengecek batas hutan dan lahan bisa dengan mudah anda lakukan via aplikasi. 

Aplikasi Pengecek Batas Hutan

Pemerintah melakukan pengembangan pada (GPS) Global Positioning System dengan pemanfaatan citra satelit, yaitu (SIG) Sistem Informasi Geografis untuk mengidentifikasi batas-batas wilayah hutan. Hal ini bertujuan agar sistem pengawasan dan pengelolaan hutan di Indonesia lebih terstruktur dan bergerak cepat, jika sewaktu-waktu terjadi masalah.

Di samping penjelasan di atas , adapun pengelolaan serta pemanfaatan hasil hutan yang sudah seharusnya andaketahui. Mengapa?  Agar kedepannyaanda bisa ikut serta menjaga dan mengelola hutan dengan baik.

Jenis-jenis Pengelolaan Hutan: 

  1. Memanfaatkan hasil hutan kayu

Kegiatan ini berfokus pada upaya pemanfaatan hasil hutan kayu agar tidak berkurang fungsi utamanya. Biasanya direfleksikan di hutan produksi dengan syarat telah mengantongi (IUPHHK) Izin Usaha Pemanfaatan Hasil hutan Kayu. 

  1. Memanfaatkan hasil hutan bukan kayu

Kebijakan dalam pemanfaatan hasil hutan bukan kayu hampir sama dengan pemanfaatan hasil hutan kayu, perbedaannya terletak pada tempat penerapannya. Hasil hutan bukan kayu dapat dilakukan di hutan produksi dan juga hutan lindung.

  1. Pemanfaatan wilayah hutan

Analisa batas hutan untuk perijinan selanjutnya adalah pemanfaatan wilayah hutan yang umumnya diterapkan di kawasan hutan produksi, hutan lindung dan hutan konservasi, serta membutuhkan izin dari (IUPK) Izin Usaha Pemanfaatan Kawasan. Namun, kegiatan ini tidak bisa dilakukan di cagar alam, zona rimba dan taman nasional.

  1. Pemanfaatan jasa lingkungan

Pemanfaatan yang dimaksud disini adalah tentang bagaimana memanfaatkan potensi yang sudah ada di alam dan memastikannya tetap berada di fungsi utama. Kegiatan ini dilakukan di hutan lindung, hutan produksi dan hutan konservasi. Pemanfaatan jasa lingkungan bisa terlaksana selama anda mengantongi  (IUPJL) izin Usaha Pemanfaatan Hasil Jasa Lingkungan.

  1. Pemungutan hasil hutan kayu

Pemungutan hasil hutan ini biasa dilakukan di hutan buatan atau produksi. Kegiatan ini perlu mengantongi izin dulu dari (IPHHK) Izin Pemungutan Hasil Hutan Kayu.

  1. Pemungutan hasil hutan bukan kayu

Yaitu, pengambilan hasil hutan bukan kayu yang dalam volume, luas dan waktu tertentu pada hutan buatan atau hutan produksi. Pemungutan ini juga membutuhkan (IPHHBK) Izin Pemungutan Hasil hutan Bukan Kayu.

Demikian analisa batas hutan untuk perijinan diharapkan mampu meningkatkan wawasan dan pemahaman anda terutama tentang hutan Indonesia. Dengan begitu, upaya pemerintah untuk menjaga, mengelola dan memanfaatkan hutan dapat terlaksana dengan baik, karena adanya dukungan dari masyarakat luas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *