pengukuran kecepatan arus laut dan gelombang menggunakan alat adcp
Jasa ADCP

Metode Pengukuran yang Biasa Digunakan Jasa ADCP Survey

Pengukuran kecepatan arus laut dan gelombang biasanya diukur dengan menggunakan alat ADCP (AccousticDopplerCurrentProfiler). Setiap penyedia jasa ADCP Survey biasanya memiliki ciri khas dan metode tersendiri dalam mengumpulkan data. Berikut merupakan metode paling umum dilakukan.

Sistem ADCP

System dalam ADCP ada 2 bagian yang harus diketahui dan dikuasai setiap penyedia jasa ADCP Surveyyaitu profilerdan control. Pertama untuk bagian profiler terdapat beberapa komponen seperti tranducer, kompas, sensor suhu, dan komponen lainnya yang berfungsi mengolah sinyal yang diterima. Untuk bagian control terdapat komponen satu daya (powersupply), komponen komunikasi, komputer, dan masih banyak komponen elektronik lainnya dalam pengolahan data.

Nah keterkaitan kedua bagian ini adalah untuk mengoperasikan ADCP, harus disertai pemrograman komputer yang bisa mengatur profiler dan analisis data. Analisa data dilakukan saat pengoperasian sedang berlangsung yaitu perata-rataan, dan pengukuran untuk menentukan akurasi pada alat.

Cara Pengoperasian ADCP

ADCP dipasang menjadi mooring(tambatan) yang diletakkan pada permukaan atau di dasar laut. Sarana yang diperlukan adalah perahu yang cukup besar. Sumber tenaga listrik yang dipakai untuk mengoperasikan DR-ADCP bisa dengan generator AC yang sudah dilengkapi stabilizer. Nah, stabilizer ini nantinya berfungsi sebagai penstabil aliran listrik tegangan tinggi. Jika tidak menginginkannya, Anda bisa, menggunakan baterai atau aki.

Tetapi sebagian besar jasa ADCP surveyini memilih untuk menggunakan generator AC, dibandingkan dengan aki maupun baterai karena lebih awet. Pengamatan satu komponen hanya membutuhkan waktu sekitar 3 menit. Biasanya ADCP di setting titik kedalaman dan perekaman data. Kemudian letakkan pada frame kaca agar aman. pemasangannya dengan posisi sensor menghadap ke atas. Monitoring dilakukan setiap hari.

Lamanya pengamatan sangat fleksibel, tergantung data yang dibutuhkan. Bisa hanya 7×24 jam, atau juga ada yang sampai 15 hari pengukuran atau biasa disebut dengan  1 pinatan. Prinsipnya disini, semakin lama proses pengambilan data, maka hasilnya juga akan semakin bagus.

Proses Analisa dan Pengolahan Data

Pengujian hasil perekaman DR-ADCP selanjutnya dianalisis di laboratorium. Data yang telah diunduh dari ADCP biasanya berformat binary yang perlu dikonversi menggunakan viewArgonautModuleProcessing yang kemudian di plot untuk analisa karakteristik arus dan gelombang. Pertama data elevasi muka air, didapatkan dari perubahan tekanan air. Kemudian arah dan kecepatan arus disajikan per lapisan kedalaman. Selanjutnya untuk data gelombang (gelombang realtime) biasanya akan dianalisis menggunakan grafik timeseries.

Itulah metode ataupun step-step pengukuran yang biasanya diterapkan oleh jasa ADCP Survey. Sebaiknya jika Anda akan melakukan kerjasama seperti projek pemetaan dan survey kelautan (gelombang dan arus), jelaskan secara mendetail terlebih dahulu pada sesi konsultasi, agar lokasi bisa di cek menggunakan GPS.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *